Thursday, January 9, 2014

Battle of Surabaya

There's no glory in war !


Must watch movie : "Battle of Surabaya".

(Kali ini mencoba jadi kritikus film gadungan) .

Meski tanggal rilisnya masih simpang siur (ada yang bilang april, ada yang bilang juni, ada juga yang mengatakan november, bertepatan dengan hari pahlawan nasional), yang jelas film ini akan tayang di pertengahan tahun 2014 ini.

Jadi, masih ada waktu buat nanti nonton di bioskop. Gak ketinggalan (meski ketinggalan buat vote di international movie festival sih).

Film ini mengisahkan pertempuran 10 november 1945 yang cukup fenomenal di kota Surabaya (3 bulan setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia tercinta) dari sudut pandang seorang bocah penyemir sepatu berusia 13 tahun.

Bocah ini dalam perjalanan hidupnya tidak pernah menyangka akan menjadi kurir penghubung para pejuang yang membawa pesan, strategi perang, serta kode-kode tertentu.

"Indonesia merdeka. Itu yang kudengar dari RRI. Jepang Menyerah!
Tapi kulihat langit kembali merah.."
Itu adalah penggalan monolog Musa, tokoh utama di film ini yang menjadi kalimat pembuka di official video teaser.

MSV selaku produser, merilis teaser dalam 2 bahasa : bahasa indonesia dan English.

Meski menggunakan native sebagai pengisi suara, tetap saja terasa kaku (pengisi suaranya kayak robot). Cukup dimaklumi, karena mereka bukanlah seiyuu profesional seperti di Jepang.

Apalagi ketika menonton video dibalik layar ketika proses sulih suara, terlihat mereka hanya melakukan perekaman suara saja sambil membaca skrip tanpa melihat adegan yang sedang berlangsung. Sehingga terkesan kurang menghayati.

Oh iya, belum saya sebutkan kalau movie ini berkonsep animasi 2D dengan gaya pengambilan gambar seperti anime dan alur cerita ala hollywood (hal yang sedikit kurang sreg sebenarnya, soalnya cerita heroic ala hollywood itu cenderung membosankan dan gampang ditebak plot alur ceritanya).

Secara keseluruhan, dari video teaser ini dapat dinilai bahwa penggambaran animasi 2D cukup halus dan musik pengiringnya juga diramu cukup pas dan mewakili semangat perjuangan kita saat itu.

Dan uniknya, film ini juga menyisipkan rekaman pidato suara asli Bung Karno waktu memerdekakan kita, dan juga pidato Bung Tomo.

Hanya saja, yang menjadi masalah adalah pengisi suaranya. Untuk yang berbahasa Indonesia, meskipun masih terkesan kaku, di telinga terdengar sedikit lumayan lancar (meski bahasanya kadang terdengar agak terlalu gramatikal).

Sedangkan dubber English maupun Nihonggo, kedengaran kayak robot yang lagi belajar menghafal butir-butir P4 dengan nada datar dan monoton (yang SD tahun 90-an pasti paham apa itu butir-butir P4).

Apalagi yang jadi penjahatnya, persis kayak robot, "where-is-the-code-?!"  hehehe... ups.

Dan untuk teaser English version, terasa kurang nendang ketika Musa berteriak, "Free..dom.."

Kok rasanya aneh gitu ya. Kurang terasa greget maupun semangatnya. Terasa berbeda jika kita berteriak, "MERDEKA!!!"

Ah, seandainya yang menjadi dubber adalah pengisi suara kartun Shinchan dan pengisi suara serial Telenovela maupun drama-drama Jepang atau Korea. Atau paling tidak, yang lulusan sekolah sulih suara.

#berandai-andai

Itulah bedanya disini dan di negara asal anime. Disini, semua film animasi 2D hanya dianggap film anak-anak. Sehingga jarang ditemui para dubber yang berkualitas.

Apalagi diriku, bisanya hanya bercuap-cuap saja komentar tanpa kontribusi apapun dalam pembuatan film ini =9



P.S :
Gak bisa bayangin gimana jadinya kalau naskah proklamasi yang dibacakan Bung Karno atau pidato Bung Tomo yang meledak-ledak itu diterjemahin ke English n dibawain dubber yang 11-12 sama robot tokoh tentara jahat.

"selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah..."

As long as Indonesia's bull still posses red blood..

Ah, sudahlah. Hentikan kekonyolan bahasa ini. Gak kerasa gregetnya, kurang sangar pakdhe (ato mungkin aku yang emang gak bisa nerjemahin ya...?)

*berharap semoga pidato Bung Tomo maupun pidato Bung Karno gak di-english-kan. Lebih baik pakai rekaman suara aslinya dan dikasih subtitle aja.

Official trailer (English Version)

 


Official trailer (pake bahasa masing-masing)

 



Behind the scene (suara pak robot) =P

 




Bali,
2014-01-06

Rinn

No comments:

Post a Comment