Showing posts with label Cerita pagi. Show all posts
Showing posts with label Cerita pagi. Show all posts

Tuesday, May 13, 2014

Kejadian Traumatis (atau Phobia..?)

Ngomongin soal trauma gara-gara kejadian kemarin subuh, kalau dipikir-pikir sebenernya gak banyak-banyak amat daftar kejadian traumatis dalam hidupku.

Dan seingatku, kejadian-kejadian yang sanggup membuatku trauma itu bisa dihitung dengan jari. Seperti misalnya : 

  • Kejadian korek api. Gara-gara waktu masih umur 3 tahun, ditinggal sendirian di rumah (ato ketinggalan ya..?) trus mainan korek api jenis pemantik a.ka geretan (itu lho... yang berupa kayu digesek, bukan yang gas). Waktu itu mainnya di dapur. Dan aku sukses nyaris membakar seisi rumah.

Trauma...?

Sialun...
Apa ini yang disebut trauma ya ?.

Padahal setauku, aku bukan orang yang mudah trauma alias terpengaruh secara psikologis oleh situasi apa pun.

Monday, April 7, 2014

Bahasa Zz

Minggu kemarin pulang karena ada sedikit urusan. Dan tentu saja menyempatkan diri bermain-main dan bercanda dengan Zz, keponakan satu-satunya yang 2 bulan lagi genap berusia 2 tahun.

Dan dari pertemuan itu, aku pun menambah kosakata bayi alias bahasa yang digunakan Zz untuk mengucapkan sesuatu.

Dan kosakata ini pun membantuku lebih memahami perkataan anak satu itu. Diantaranya adalah :

Thursday, March 20, 2014

Laundry tanpa Cucian

Jika jaman kuliah dulu sempat ada kejadian nasi goreng gak pake nasi, tepat kemarin siang terjadi lagi hal yang serupa tapi tak sama.

Siang-siang pulang ke kosan, niat mampir ke tempat laundry untuk ambil cucian yang udah 3 hari ngendon disana.

Nasi Goreng Tanpa Nasi

Gara-gara baca postingan mbak Rika soal Tuna Pasta, jadi inget kejadian bertahun-tahun yang lalu saat diriku masih cupu.

Jaman pengerjaan TA yang sungguh durjana sebagai syarat wisuda, mau tak mau memaksaku menjalani hidup serba tak menentu. Sarapan yang kesiangan, makan siang kesorean atau kemalaman, serta makan malam yang terlalu larut menjadi hal yang lumrah dijalani tiap hari.

Tak terkecuali pada hari naas itu yang pada akhirnya membongkar ke-korsletan otakku.

Sunday, March 9, 2014

Keseleo Lidah

Alkisah minggu lalu, tepatnya tanggal dua, terdapat seorang pengembara yang pernah keseleo lidah berkunjung ke rumah. Ia hanya sekedar berteduh dan beristirahat sejenak.

Disela-sela rehat, kami saling bertukar cerita tentang apa saja. Budaya, bahasa, tempat wisata, dan lain sebagainya.

Tiba-tiba ia berkata,

"Tadi aku sempat salah bicara ketika mencoba berlatih berbahasa dengan orang-orang di bandara"

"Aku mencoba mengucapkan sesuatu, namun tanpa sengaja lisanku mengatakan sesuatu yang jorok/kasar, yang aku sendiri tidak mengerti apa maknanya".

"Oh ya? ngomong apa?", tanyaku demi memuaskan rasa penasaran akan keseleo lidah yang dialaminya.

Thursday, March 6, 2014

Tatap Mata Saya dan Hilanglah

Akhir-akhir ini jagad persilatan sepertinya diramaikan oleh tayangan berita seputar The Next Mentalist. Terutama sejak Kakashi batal menjadi Hokage ke enam disusul oleh vickinisasi yang gembosisasi sampai basi.

Para kawan yang lebih sering berada dibalik layar pun tak luput dari invasi tren baru ini. Meski jujur mengakui, Saya sendiri sebenarnya kurang paham apa sebenarnya The Next Mentalist itu, kecuali acara sulap.

Iya, sejak menghuni pulau seberang, Saya memang sudah tidak pernah menatap televisi lagi. Bodo amat kalau kudet tanpa A.

Seperti biasa, segala sesuatunya dimulai ketika malam menjelang bergosip ria dengan kawan di seberang lautan.

Membahas apa saja yang pada akhirnya bermuara pada salah seorang sesepuh pemrograman di dunia tralala-trilili yang telah teruji kesaktiannya. Yang memiliki beberapa julukan, mulai dari suhu acai, Master of programming, d’Master penggemar Aerosmith yang sanggup membuat bayi menangis, sampai MrD bukan McD.

Balada Lagu Aerosmith

Gara-gara obrolan ringan dengan kawan, ingatan Saya melayang ke beberapa kenangan...

Kisah ini bermula ketika libur idul adha tahun lalu, Saya memutuskan untuk rehat sejenak. Pulang ke Surabaya. Dan tentu saja berita ini menyebar cepat secara viral yang memaksa Saya sedikit kreatif menyiasati jadwal.

Salah satu jadwal pertemuan dengan kawan lama berlangsung di Inul Vizta (ralat : yang bener HapPup - Thanks to my partner in crime) Grand City. Rupanya tak hanya rekan-rekan sesama jojoba saja yang datang, tetapi juga ada calon pengantin serta seorang ibu yang membawa balitanya yang menggemaskan.

Caldeira alias DuGem di Kloset

Ketika berbincang dengan teman untuk melepas ketegangan seharian, tiba-tiba tanpa diduga tak dinyana serangan yang biasanya datang saat fajar, rupanya memutuskan untuk berkiprah di blantika musik Indonesia malam ini. Ya, serangan itu tak lain dan tak bukan adalah panggilan alam yang memaksa perut melakukan gerakan peristaltic untuk mendorong sisa-sisa makanan supaya dapat dikeluarkan dengan sukses.


Akhirnya dengan terpaksa Saya mengakhiri perbincangan seru bak diskusi hutang Negara tadi. Tanpa ragu Saya pun membeberkan alasan Saya pamit,

“Bro, sik ya aku belet bok*r iki”
“sambung tar lagi. Aku ta’konsentrasi dulu”

Yang membuat sang kawan menyahut, 

“Eeeaaaaa... ternyata pancet ae” (ternyata masih sama saja)
“Capoeira sik bro” (Capoeira dulu bro)

Ketika teman Saya mengetikkan kata tersebut, Capoeira, serta merta ingatan Saya melayang ke beberapa tahun silam...

Thursday, January 30, 2014

Ban Bocor

Alkisah ban belakang bocor mendadak.

Blugudhuk.. Blugudhuk.. terasa goncangan tak stabil dari motor di jalanan yang relatif rata.

Tuesday, January 21, 2014

Admin + desainer (nanak nasi..?)

(kisah ini merupakan kisah nyata yang telah mendapat persetujuan dari narasumber - sang tokoh utama untuk dipublikasikan)


Seumur-umur baru kali ini aku denger karyawan kantoran disuruh nanak nasi sama bosnya.. wakakakakakakkkkk.

Friday, January 17, 2014

Saturday, December 28, 2013

Zz ngambul

Semalam, tiba-tiba hp bergetar. Ternyata telepon dari rumah, telepon rutin dari ibu.

Setelah ngobrol ngalor ngidul, basa-basi busuk, ibu memanggil Zz, keponakanku yang hampir berusia 2 tahun.

Gak kayak biasanya, kali ini samasekali gak kedengeran suaranya Zz. Padahal aku sudah ber-halo-halo ria dengan menggunakan suara perut.

Wednesday, March 20, 2013

Get Rest vs Get Laid...

Seperti biasa, morning story before work starts ;)

Aku sama Opa (my director), pasti sedikit ngerumpi untuk mengawali hari dimana belum ada seorang pun yang tampak disini.

Monday, March 18, 2013

"Sarapan" ehm..ehm.. =D

Well,
kali ini cerita konyol yang datangnya dari pak direktur, kita sebut saja dia dengan Opa. Karena seluruh departemen memanggilnya dengan sebutan itu.

Jadi kan akhir-akhir ini entah sejak kapan, dan entah kenapa, si Opa itu suka sharing film n ngopy-in film-film komedi akhir taun 80-an sampe 90-an. Yeah, I know, old movies cz he's also from jurrasic age, oops... =D

Dan dia selalu tanya, film apa yang kutonton kemarin n nanyain pendapatku serta ngajakin diskusi ngebahas tu pilem bak bahasan topik penting di meeting urgent dengan para petinggi perusahaan hehe

Thursday, December 30, 2010

Li'l story Seputar Final AFF (setelahnya y...)

"Menang-Kalah, tetep aja kita bisanya cm komentar & teriak2 seperti orang kesurupan. Sampai ada sapi melahirkan disebelah juga tdk sadar "

cuplikan diatas adalah status YM-ku pagi ini. Dan ternyata tanpa kuketahui telah menjadi perbincangan dan rasan2 diantara beberapa teman sekantor

Thursday, March 25, 2010

Kenikmatan yang Membunuhku

Pagi-pagi kulihat 2 rekan kerja tengah menikmati secangkir coffee latte. Aroma yang menguar terasa sedikit memabukkan (baca : membuatku pusing).

Namun entah kenapa, tiba-tiba sebuah ide gila melintas di kepala. Keinginan yang sudah lama terpendam sebenarnya. Tiap kali melihat bungkus coffee latte yang menerbitkan air liur.

Mengabaikan penolakan tubuhku akan segala jenis kopi, aku mengambil bongkahan es di lemari es dan membuat secangkir coffee latte. Secangkir coffee latte yang mengepul kuberi potongan es hingga mencapai suhu yang kuinginkan.

Dan kureguk kenikmatan itu, kenikmatan yang membunuhku,